Tak Perlu Khawatir Kamu Bisa Dapatkan HPL Nomor Satu dari Jepang

Tak Perlu Khawatir Kamu Bisa Dapatkan HPL Nomor Satu dari Jepang

AICA Laminates, merk High Pressure Laminate (HPL) nomor satu di Jepang saat ini produknya dapat diperoleh di Lampung. Produk AICA Laminates di Lampung ada dalam 14 struktur serta lebih dari pada 300 color model buat penuhi kepentingan costumer di Lampung.

Password dari AICA Lampung mengemukakan, jadi merk HPL populer, produk AICA Laminates udah mengantungi banyak sertifikasi buat agunan mutu produknya. Salah satunya yaitu mencapai ISO 9001:2008, ISO 14001: 2004, serta Japan Industrial Standar (JIS K 6902) dimana produk ini tahan panas, tahan bahan kimia, punya warna yang tak ringan redup, warna semakin bertahan lama, lentur/tak ringan pecah dan anti gores.

“AICA Laminate pun mencapai sertifikasi dari Singapore Green Cap yang menjelaskan HPL ini dibuat berbahan yang rendah pencemaran dan sertifikasi dari US Green Guard jadi HPL yang sehat maka aman dimanfaatkan oleh penduduk,” katanya, Jumat (6/4).

Password memberi tambahan, produk AICA Laminates bisa diperoleh di Lampung lewat 9 dealer ialah Damai Langgeng (Metro), Graha Pemecahan (Kemiling), Media Pemecahan (Kedamaian), Sejahtera (Kedamaian). Setelah itu di Partner Pemecahan (Telukbetung), Toko Kaca Kencana (Telukbetung), Cahaya Niaga (Telukbetung), Indah Jaya (Teluk Betung), serta Toko Mulia (Pasar Tengah).

“Waktu ini kami pun buka peluang untuk yang mau berubah menjadi dealer di Pringsewu serta Bandarjaya dengan mengabari 08117251188. Produknya AICA Laminates sendiri ditawarkan di harga Rp 170-350 ribu per lembar,” ujarnya.

Seterusnya, produk AICA Laminates yang dibagikan di Lampung yaitu produksi Indonesia akan tetapi memanfaatkan standarisasi, bahan baku serta quality control langsung dari AICA Kogyo Jepang. Maka, kwalitasnya teruji serta terdapatnya produknya tambah cepat. AICA Laminates sendiri waktu ini udah dimanfaatkan oleh 85 prosen restoran bintang 3 keatas di Jakarta.

READ  Beginilah prospek emiten besi baja Akibat Corona